1Pengertian iman super lengkap yang perlu kamu ketahui. 2 Pengertian iman kepada Allah. 3 Dalil iman kepada Allah. 4 Manfaat keimanan kepada Allah. 4.1 1# Menambah yakin dan mantap hati. 4.2 2# Menambah taat dan ibadah. 4.3 3# Membuat hati tenteram dan damai. 4.4 4# Menjadi kunci keselamatan manusia dunia ahirat.
PendidikanAgama Islam dan Budi Pekerti 5 Memperkaya Khazanah A. Pentingnya Mengimani Kitab-Kitab Allah Swt. Iman kepada kitab Allah Swt. artinya meyakini sepenuh hati bahwa Allah Swt. telah menurunkan kitab kepada nabi. yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang
ketiga Mengimani kitab Allah swt berarti kita harus mempercayai Qira‟ah "nazzala" dan "anzala" dengan harakat fathah. Pendapat lain mengatakan, dan mengamalkan segala sesuatu yang terkandung di dalam kitab bahwa ayat ini diturunkan kepada orang yang beriman kepada Nabi Muhammad saw tersebut. dari kalangan para Nabi terdahulu.
JugaAl-Quran mengatakan firman Tuhan tidak dapat berubah, "Sempurnalah firman Allahmu dalam kebenaran dan keadilan. Adalah sia-sia sajalah yang dapat mengubah kata-kata-Nya" (Qs 6: 34). Al-Quran mengajarkan Muslim harus mengimani kitab sebelumnya, Kitab Suci Taurat, Zabur dan Injil. Namun orang Islam masih mengatakan kitab Allah sebelumnya
Dalamajaran Islam ada rukun iman yang menjadi pokok atau dasar yang harus dikerjakan, diyakini dan dipercayai oleh umat muslim dalam tiga tahapan yaitu iman diyakini dalam hati, iman diikrarkan dengan lisan, dan iman diamalkan dengan anggota badan. Terkait dengan rukun iman tersebut, ada dua contoh perilaku yang mencerminkan seorang muslim beriman kepada kitab Allah Swt.
Mengimanikitab kitab Allah merupakan salah satu fondasi keberimanan seorang from PENDIDIDKA 123 at State University of Makassar
2 Mempercayai Kitab Allah. "Tidak ada iri hati (yang dibenarkan) kecaali pada dua hal, yaitu terhadap seseorang yang dikaruniai Allah al-Qur'an, lalu ia selalu membacanya di malam dan di siang hari; dan terhadap seseorang yang Allah berikan harta, lalu ia menafkahkannya di malam dan di siang hari." [Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 7529
Sebagaiorang yang beriman kepada kitab Allah berarti kita harus. Preview this quiz on Quizizz. Quiz. IMAN KEPADA KITAB ALLAH. DRAFT. mengimani keberadaan semua kitab suci, tetapi hanya menjalankan isi kitab suci yang diyakininya saja Percaya dengan sepenuh hati, membenarkan secara lisan, dan menerapkan isi kitab suci dalam kehidupan
Muslim. Maka setiap muslim diperintahkan untuk menjaga dan memperhatikan fitrah-nya agar ketika menyimpang segera kembali kepada rel asalnya dan bagi yang telah beriman semakin bertambah keimanannya. Allah - Subhanahu wa Ta'ala - memperlihatkan ayat-ayat kekuasaanNya sebagai bukti ke-Esaan Rububiyah dan Uluhiyah-Nya.
Ahmad3: 387, Ad Darimi dalam Al Muqoddimah, 1:115-116, Al Bazzar dalam Kasyful Astar 1: 78-79 no. 124, Ibnu Abi 'Ashim dalam As Sunnah 1: 27 no. 50, Ibnu 'Abdil Barr dalam Jaami' Bayanil 'Ilmi wa Fadhlih, Bab Menelaah Kitab Ahli Kitab dan Riwayat dari Mereka 1: 24)
Mengimanikitab allah tidaklah hanya membenarkan dalam hati tetapi juga harus. Question from @Karen84 - Sekolah Dasar - B. arab
Karenaitu, di dalam firman-Nya disebutkan: Tidaklah mungkin Al-Qur'an ini dibuat-buat oleh selain Allah. (Yunus: 37) Yakni hal yang semisal dengan Al-Qur'an ini tidaklah layak kecuali dari sisi Allah. Isi Al-Qur'an tidaklah sama dengan hasil kreasi manusia. Akan tetapi (Al-Qur'an itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya.
PentingnyaMengimani Kitab Allah Swt Iman kepada kitab Allah Swt. artinya meyakini sepenuh hati bahwa Allah Swt. telah menurunkan kitab kepada nabi atau rasul yang berisi wahyu untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia. Di dalam Alquran disebutkan bahwa ada 4 kitab Allah Swt. yang diturunkan kepada para nabi-Nya, yaitu; Taurat diturunkan kepada Nabi Musa as., Zabūr kepada Nabi Daud as
Berimankepada kitab-kitab Allah disebutkan dalam Al Quran, Surat Ali Imran ayat: 3. BACA JUGA: Al Quran membenarkan kitab-kitab tersebut, karena Al Quran sesuai dengan apa yang diberitakan oleh kitab-kitab tersebut yang isinya antara lain membawa berita gembira yang sangat besar, yaitu janji Allah yang akan mengutus Nabi Muhammad Saw dan
PengikutKristen perlu fokus pada ketaatan kepada Injil. 3. Al-Quran: Taurat Adalah Petunjuk Dan Rahmat Bagi Manusia. "Kemudian Kami telah memberikan Al-Kitab (Taurat) kepada Musa untukmenjelaskan segala sesuatu dan sebagai petunjuk dan rahmat, agar mereka beriman (bahwa) mereka akan menemui Tuhan mereka" (Qs 6:154). 4.
TDlSYmI. Mengimani kitab allah tidaklah hanya membenarkan dalam hati tetapi juga harus
Alkitab adalah Kitab Suci umat Kristen, sudah ada sebelum Al-Quran. Isi Alkitab terdapat Taurat, Zabur, dan Injil. Semua kitab ini merupakan kitab penting dan wajib diimani umat Islam. Namun sebagian umat Islam bertanya, bagaimana cara mengimani kitab sebelum Al-Quran? Sebelum tahu cara mengimani kitab sebelum Al-Quran, maka kaum Mukmin harus mengerti terlebih dahulu apa yang Al-Quran sampaikan tentang Kitab sebelumnya, yaitu Alkitab. Al-Quran Menyatakan Untuk Menegakkan Ajaran Alkitab Al-Quran menyatakan mukmin perlu melakukan ajaran kebenaran Kitab Allah. “Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikit pun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al Qur’an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu…” Qs 568. Ayat ini menegaskan pentingnya mukmin juga menerapkan kebenaran Taurat dan Injil. Mengapa demikian? Apakah Anda pernah membaca Alkitab? Atau mendengar pengajaran mengenai inti dari Kitab Suci Kristen itu? Mari kita melihat pembahasan Taurat, Zabur, dan Injil. Anda bisa menjadi Mukmin yang baik dengan mengimani dan menerapkan kebenaran Allah. Mengimani Kitab Terdahulu Karena Ada Petunjuk Allah Al-Quran menuliskan pentingnya isi Alkitab. “…Allah membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya ada petunjuk dan cahaya yang menerangi, dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” Qs 546. Rupanya dalam Taurat, Zabur dan Injil ada petunjuk dan cahaya. Hal ini sangat penting bagi kehidupan manusia. Al-Quran menekankan kepentingannya dengan menyatakan, “…kamu tidak dipandang beragama sedikit pun…” Qs 568 sampai menerapkan kebenaran Kitab Allah. Apakah Anda tahu apa petunjuk dan cahaya dalam Alkitab? Mari kita mulai mengenal Alkitab. Anda akan menemukan petunjuk dan cahaya di dalamnya. Perkenalan Isi Alkitab Taurat, Zabur, Injil Kitab Suci umat Kristen/Nasrani adalah Alkitab. Isinya terdiri dari Taurat, Zabur, dan Injil. Alkitab terbagi 2 bagian. Perjanjian Lama berisi kitab Taurat, Zabur dan nubuatan para nabi. Perjanjian baru berisi kitab Injil dan Inspirasi Allah melalui para Rasul. Alasan penyebutan “Perjanjian” karena Allah membuat perjanjian dengan manusia. Pertama, antara Musa dengan bangsa Israel. Kedua antara Isa Al-Masih dengan seluruh umat manusia. Alkitab total berisi 66 kitab. Penjabarannya adalah 39 kitab pada Perjanjian Lama. 5 Kitab Taurat. 12 Kitab Sejarah. 5 Kitab Puisi. 5 Kitab Para Nabi-nabi Besar. 12 kitab Para Nabi-nabi Kecil. 27 kitab Perjanjian Baru. 4 Kitab Injil. 1 Kitab Sejarah. 21 Kitab-kitab Rasuli. 1 Kitab Wahyu. Latar Belakang Penulisan Alkitab Penulisan Alkitab dalam kurun waktu sekitar 1500 tahun. Dari zaman Nabi Musa 2000 SM hingga Rasul Yohanes sekitar 90 M. Dalam wilayah tiga kontingen yang berbeda, yaitu Asia, Eropa, dan Afrika. Allah mewahyukan Alkitab dengan tiga bahasa, yaitu Ibrani, Aram dan Yunani. Sebagian besar kitab Perjanjian Lama tertulis dalam bahasa Ibrani. Sebagian kecil dalam bahasa Aram. Sementara Kitab Perjanjian Baru penulisannya dalam bahasa Yunani. Alkitab terdiri dari berbagai gaya bahasa. Antara lain adalah Narasi Puisi Perumpamaan Nubuatan Sejarah Khotbah Hukum Doa Surat Dan sebagainya. Tiap gaya penulisan memiliki metode tafsir masing-masing. Alkitab terdiri dari 40 orang penulis. Dengan latar belakang yang jauh berbeda. Ada yang raja, penggembala ternak, nelayan, cendekiawan dan sebagainya. Namun semuanya dipimpin oleh Ruh Allah. “sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah” Injil, 2 Petrus 121. Pembuktian Keaslian Isi Alkitab Melihat keragaman latar belakang ini membuat kita bertanya apakah isi Alkitab sesuai? Apakah ada perubahan sepanjang sejarah? Bisakah kita percaya keotentikan Kitab Suci umat Kristen? Mari kita lihat beberapa pembuktian keaslian Alkitab. Pembuktian secara sejarah. Bangsa Yahudi telah mengenal tulisan dari sejak abad ke 10/11 Sebelum Masehi. Sehingga mereka mampu membuat banyak tulisan naskah asli. Mereka juga teliti membuat kopian naskah. Pembuktian dari data arkeologi kopian naskah asli. Ada banyak bukti kopian naskah asli ditemukan. Salah satu yang paling baik adalah Naskah Laut Mati. Naskah ini memuat hampr seluruh kopian Perjanjian Lama. Perjanjian Baru juga memiliki banyak sekali kopian. Ada lebih dari dari kopian naskah Injil. Semua kopian ini membuktikan kesamaan isi dengan Alkitab yang ada sekarang. Tidak mungkin Paulus merubahnya! Ada banyak sekali saksi mata. Yaitu orang yang hidup pada zaman Isa yang juga hidup sampai zaman Paulus. Mereka mendengar ajaran Isa secara langsung. Jika Paulus mengajarkan ajaran berbeda pasti akan mudah diketahui. Namun, para saksi mata tidak protes. Mereka malah meneguhkan apa yang Paulus ajarkan. Hal ini membuktikan Paulus hanya menyatakan ajaran dari Isa Al-Masih. “…aku [Paulus] tidak akan berani berkata-kata tentang sesuatu yang lain, kecuali tentang apa yang telah dikerjakan Kristus [Isa Al-Masih]…” Injil, Roma 1518. Pembuktian keakuratan nubuat. Alkitab memiliki kesamaan isi. Walau tertulis oleh banyak penulis dengan berbagai latar belakang. Ada benang merah yang menyatukan semuanya. Ada banyak sekali nubuatan tertulis ratusan tahun sebelumnya. Semuanya tergenapi dengan akurat. Hal inilah yang menjadi tanda utama keajaiban Kitab Suci umat Kristen. Mari kita lihat contoh isi nubuatan dalam Alkitab. Keajaiban Ramalan Alkitab Semua ramalan Alkitab tergenapi dengan akurat. Beberapa contoh adalah Isa Al-Masih lahir dari perawan. “…Sesungguhnya, seorang perempuan muda [perawan] mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki…” Taurat, Yesaya 714 = Injil, Matius 122-23. Isa Al-Masih menderita aniaya. “Bahkan sahabat karibku yang kupercayai, yang makan rotiku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku” Zabur 4110 = Injil, Yohanes 1318. Isa Al-Masih dibangkitkan dari kematian. “Tetapi Allah akan membebaskan nyawaku [Isa Al-Masih] dari cengkeraman dunia orang mati, sebab Ia akan menarik aku” Zabur 4916 = Injil, Matius 282-7. Rupanya cara terbaik dan tanda Mukmin mengimani kitab sebelum Al-Quran adalah percaya kepada Isa Al-Masih. Isa Al-Masih Adalah Petunjuk dan Cahaya yang Allah Janjikan Kedatangan Isa Al-Masih ke dunia menggenapi nubuat dari para nabi sebelumnya. Kedatangan-Nya menggenapi janji Allah bagi umat-Nya. Allah berjanji memberikan petunjuk dan cahaya bagi umat-Nya. Inilah jalan-Nya agar semua umat manusia dapat kembali kepada-Nya. Isa bersabda Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa [Allah], kalau tidak melalui Aku.” Injil, Yohanes 146. Isa Al-Masih adalah Sang Jalan Allah. Dengan mengikuti Isa Al-Masih kita pasti mengikuti Kebenaran, inilah petunjuk Allah. Selanjutnya dengan percaya kepada-Nya kita akan menerima “Hidup Kekal” dari Dia. Inilah cahaya Allah agar manusia mendapatkan surga. Jadi, Alkitab–Kitab Suci umat Kristen–adalah Kitab Suci seluruh manusia. Tujuannya agar manusia mendapatkan jalan yang benar untuk datang kepada Allah. Percayalah kepada Isa Al-Masih agar Anda beroleh kemuliaan hidup kekal itu! [Staf Isa dan Islam – Untuk masukan atau pertanyaan mengenai artikel ini, silakan mengirim email kepada Staff Isa dan Islam.] Lihat artikel ini dalam bentuk video Artikel Terkait Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel “Bagaimana Cara Muslim Mengimani Kitab Sebelum Al-Quran? Jika Anda berminat, silakan klik pada link-link berikut Pandangan Penafsir Al-Quran Soal Bukti Alkitab Palsu Adakah Bagian Alkitab Yang Sudah Hilang? Logika Kristen dan Kitab Islam, “Alkitab Tidak Dirubah” Wajibkah Orang Islam Membaca Injil? Video Bagaimana Membandingkan Alkitab Dengan Kitab Lain? Mana Yang Asli, Kitab Allah Atau Al-Quran? Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut Setelah membaca artikel di atas apa pendapat Saudara tentang Alkitab? Apakah Saudara seorang Muslim sudah mengerti cara mengimani kitab sebelum Al-Quran, setelah membaca penjelasan artikel ini? Jelaskan! Alkitab terdiri dari Perjanjian Lama dan Baru. Apakah janji dalam Alkitab bagi umat manusia? Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.” Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau SMS ke 0812-8100-0718
Jakarta - Iman kepada kitab Allah SWT adalah rukun iman yang ketiga. Perintah beriman kepada kitab Allah SWT tercantum dalam Al-Qur'an surah An Nisa ayat berfirmanيٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَالْكِتٰبِ الَّذِيْ نَزَّلَ عَلٰى رَسُوْلِهٖ وَالْكِتٰبِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۗوَمَنْ يَّكْفُرْ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًا ۢ بَعِيْدًا Artinya "Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya Muhammad dan kepada Kitab Al-Qur'an yang diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh."Imam Ibnu Katsir menerangkan dalam kitab tafsirnya, ayat tersebut mengandung makna bahwa Allah SWT memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman untuk mengamalkan semua syariat iman dan cabang-cabangnya, rukun-rukunnya serta semua Ibnu Katsir, maksud kitab Allah SWT dalam surah An Nisa ayat 136 tersebut adalah kitab yang diturunkan kepada Rasul-Nya dan semua jenis kitab yang buku Pendidikan Agama Islam oleh Sarinah, iman kepada kitab Allah SWT diartikan sebagai meyakini dengan sepenuh hati serta disampaikan dengan lisan bahwa Allah SWT menurunkan kitab kepada Rasul-Nya, yang bertujuan sebagai pedoman manusia dalam menjalani kehidupan. Keyakinan ini haruslah ditanamkan dalam hati dan diwujudkan dalam perbuatan atau perilaku maksud dari beriman terhadap kitab Allah SWT, dalam buku Aqidah Akhlak kelas VIII oleh Taofik Yusmansyah adalahPertama, mengimani bahwa semua kitab dan suhuf merupakan wahyu yang Allah SWT turunkan kepada iman kepada kitab juga berarti mengimani kitab Allah SWT yang diturunkan, baik diketahui namanya atau beriman kepada kitab juga membenarkan berita-berita yang benar dan tidak bertentangan dengan Al-Qur' iman kepada kitab Allah SWT juga termasuk mengamalkan hukum yang ada dalam kitab tersebut, yaitu hukum yang tidak bertentangan dan tidak dihapus oleh Al Qur' berfirman dalam surat Al Maidah ayat 48,وَاَنْزَلْنَآ اِلَيْكَ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ وَلَا تَتَّبِعْ اَهْوَاۤءَهُمْ عَمَّا جَاۤءَكَ مِنَ الْحَقِّۗ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَّمِنْهَاجًا ۗوَلَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَجَعَلَكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلٰكِنْ لِّيَبْلُوَكُمْ فِيْ مَآ اٰتٰىكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِۗ اِلَى اللّٰهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيْعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيْهِ تَخْتَلِفُوْنَۙArtinya "Dan Kami telah menurunkan Kitab Al-Qur'an kepadamu Muhammad dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikanNya satu umat saja, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukanNya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan,"Nama-nama Kitab AllahBerdasarkan buku oleh Sarinah tadi, kitab adalah kumpulan wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada nabi dan rasul yang kemudian disampaikan kepada kaumnya. Kitab Allah SWT juga bertujuan sebagai panduan dan pedoman bagi umat dalam menjalani kehidupan. Berikut ini empat kitab yang Allah SWT turunkan kepada nabi dan rasul-NyaKitab Taurat, kitab ini merupakan kitab suci yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Musa AS agar menjadi petunjuk baginya serta kaum dari bani Zabur, kitab ini diturunkan kepada Nabi Daud AS sebagai pedoman bagi Injil, kitab ini turun kepada Nabi Isa AS dan sebagai pedoman bagi Al-Qur'an, kitab ini merupakan wahyu yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Al-Qur'an merupakan kitab terakhir yang diturunkan Allah SWT sebagai pedoman bagi umat manusia dan penyempurna dari kitab pembahasan mengenai perintah beriman kepada kitab Allah SWT sebagaimana tercantum dalam Al-Qur'an surah An Nisa ayat 136 serta nama-nama kitab-Nya. Simak Video "Ada Tiga Tingkatan Dalam Iman Kita" [GambasVideo 20detik] kri/kri
Bagaimanakah cara beriman pada Kitab Allah? Mengerti dan menaati lima ayat utama Al-Quran soal Kitab Allah dapat membimbing kita kepada hidup kekal. Dua teman kyai saya mengatakan bahwa umat Islam wajib mengimani kitab-kitab Allah, yaitu Taurat, Zabur/Mazmur dan Injil. Mereka menambahkan, bukan saja mengimani, tetapi juga wajib mengetahui isinya. Al-Quran mengakui bahwa Allah telah mewahyukan Taurat, Zabur dan Injil. one. Al-Quran Taurat Dan Injil Adalah Petunjuk Dan Cahaya “Dan Kami . . . membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Taurat . . . sedang di dalamnya [kitab Injil] ada petunjuk dan cahaya yang menerangi, dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” Qs 546. 2. Al-Quran Injil Adalah Pedoman Bagi Pengikutnya “Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik” Qs five47. Pengikut Kristen perlu fokus pada ketaatan kepada Injil. 3. Al-Quran Taurat Adalah Petunjuk Dan Rahmat Bagi Manusia “Kemudian Kami telah memberikan Al-Kitab Taurat kepada Musa untuk . . . menjelaskan segala sesuatu dan sebagai petunjuk dan rahmat, agar mereka beriman bahwa mereka akan menemui Tuhan mereka” Qs vi154. 4. Al-Quran Kitab Taurat dan Injil Adalah Kebenaran Dari Tuhan “Maka jika kamu Muhammad berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. . .” Qs 1094. Ayat ini memberi kesan bahwa para Mukmin perlu minta pertolongan dari pengikut Isa untuk mengartikan Kitab Allah. Inilah cara beriman kepada kitab Allah yang ditujukan untuk para Mukmin. five. Al-Quran Taurat Adalah Petunjuk. Terimalah! “Dan sungguh telah kami anugerahkan Kitab Taurat kepada Musa, maka janganlah engkau Muhammad ragu-ragu menerimanya . . .” Qs 3223. Kitab Allah dan Keselamatan Manusia Tujuan Allah mewahyukan firman-Nya ialah supaya manusia percaya kepada Isa Al-Masih dan beroleh hidup kekal dalam Dia. “Ingatlah juga bahwa . . . mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus [Isa Al-Masih]” Injil, Surat 2 Timotius 315. Manusia berdosa tidak sanggup menaati semua perintah dan larangan Allah. Amal baik mereka tidaklah sempurna. Karena itulah Isa Al-Masih mengampuni dosa dan menjamin hidup kekal. Jadi lima ayat utama Al-Quran di atas mendorong para Muslim untuk menerima dan mempelajari Taurat dan Injil Allah. “. . . supaya . . . percaya, bahwa Yesuslah Mesias [Isa Al-Masih] . . . dan supaya . . . oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya ” Injil, Rasul Besar Yohanes xx31. [Staf Isa dan Islam – Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jelas isi kitab Allah, silakan mengunduh app untuk smartphone Anda dari atau Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut Menurut ayat-ayat Al-Quran tentang hukum dan cara beriman pada kitab Allah di atas, bagaimanakah sikap kita seharusnya terhadap Taurat dan Injil? Jelaskan jawabanmu! Apakah Anda pernah membaca Kitab Taurat, Kitab Para Nabi dan Injil? Kalau tidak, mengapa? Kalau sudah, apa Kesannya? Mengapa, menurut pandangan Anda, nabi Islam dan Al-Quran memberi penghargaan begitu tinggi pada Kitab Allah, yaitu Taurat, Nabi-nabi dan Injil? Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Artikel Terkait Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel di atas. Jika Anda berminat, silahkan klik pada link-link berikut Petunjuk Allah Dalam Al-Quran, Taurat, Dan Injil Apakah Benar Taurat Dan Injil Yang Sekarang Tidak Murni? Teman Muslim Al-Quran Berbeda Dari Kitab Taurat, Zabur, Dan Injil Al-Quran Mewajibkan Muslim Percaya Akan Kitab Taurat Penolakan Mukmin Akan Kitab Allah Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “ Isa, Islam dan Al-Fatihah .” Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. atau SMS ke 0812-8100-0718 Source
mengimani kitab allah tidaklah hanya membenarkan dalam hati tetapi harus